Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil Beserta Pasal Lengkap!

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil
Sumber: Pixabay.com

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil – Kali ini Isisurat.com akan membagikan sebuah contoh surat perjanjian menyewa mobil baik itu mobil pribadi, grab, atau rental. Dalam sebuah surat perjanjian, baik itu perjanjian jual beli maupun sewa-menyewa, dibutuhkan sebuah surat perjanjian sebagai bukti jika hal yang tidak diinginkan terjadi pada masa yang akan datang. Dengan adanya surat perjanjian ini berharap permasalahan yang timbul dimasa mendatang akan lebih mudah diselesaikan.

Untuk dapat memudahkan anda semua dalam membuat sebuah surat perjanjian menyewa mobil yang baik dan benar disini kami sudah menyediakan contoh surat yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi dalam membuat sebuah surat perjanjian menyewa mobil.

Sebelum anda membuat sebuah surat perjanjian menyewa mobil ada beberapa hal mendasar yang harus dipenuhi dalam membuat surat perjanjian menyewa mobil yang baik dan benar. Satu hal yang paling penting yang perlu diperhatikan apabila anda pemilik mobil ingin meminta jaminan kepada penyewa, hal ini sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti dibawa lari mobil oleh penyewanya.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Mobil

Setelah anda paham dengan tujuan surat perjanjian sewa mobil yang sudah kami tulis diatas, ada hal lain lagi yang tidak kalah pentingnya untuk anda pahami lagi yaitu cara membuat atau cara menulis surat menyewa mobil. Nah cara penulisan atau formatnya sebagai berikut ini:

  • Identitas lengkap dari kedua pihak. Apabila sipenyewa merupakan kuasa dari sebuah perusahaan, sebaiknya anda meminta identitas perusahaan secara lengkap, misalnya seperti NPWP dan sebagainya untuk memastikan kalau perusahaan tersebut beneran ada.
  • Deskripsi kendaraan secara lengkap.
  • Jangka waktu sewa serta biaya secara jelas.
  • Kesepakatan jika terjadi kerusakan atau kehilangan.
  • tata cara penyelesaian sengketa

Dari penjelasan diatas, sedikitnya sudah ada gambaran tentang bagaimana cara membuat surat sewa mobil yang baik dan benar. Namun agar lebih jelasnya lagi, seperti biasanya kami akan memberikan sebuah contoh surat, berikut contoh surat perjanjian sewa mobil:

SURAT PERJANJIAN SEWA  MOBIL

Pada hari senin, tanggal 12 Oktober 2019, yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama          :
Pekerjaan  :
Jabatan      :
Alamat       :
No KTP     :
Telp           :

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas:

Nama perusahaan :
NPWP                      :
Alamat                     :

Selanjutnya disebut Pihak pertama.

Nama                     :
Pekerjaan              :
Alamat                   :
No KTP                  :
Telp                        :

Selanjutnya disebut Pihak kedua.

Kedua belah pihak dengan ini menerangkan bahwa pihak kedua selaku pemilik sah dan telah setuju untuk menyewa kepada pihak pertama, dan pihak pertama telah setuju untuk menyewa dari pihak kedua berupa:

Jenis kendaraan     :
Merek/Type            :
Tahun pembuatan :
Nomor rangka        :
Nomor mesin          :
Warna                       :
Kondisi barang        :

Untuk selanjutnya disebut Kendaraan

Selanjutnya kedua belah pihak bersepakat bahwa perjanjian sewa-menywa kendaraan antara pihak kedua dan pihak pertama ini berlaku sejak tanggal pendatanganan surat perjanjian ini dimana syarat-syarat serta ketentuan dalam surat perjanjian ini diatur dalam 12 pasal sebagai berikut:

PASAL 1
MASA BERLAKU PERJANJIAN SEWA

Ayat 1
Sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu 1 (bulan) bulan, terhitung sejak tanggal (12 November 2018) dan berakhir pada tanggal (12 Desember 2019).

Ayat 2
Setelah jangka waktu tersebut lampau, maka sewa-menyewa ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu dan dengan syarat-syarat serta ketentuan-ketentuan yang akan ditentukan dalam Surat Perjanjian tersendiri.

PASAL 2
HARGA SEWA

Ayat 1
Harga sewa atas kendaraan untuk seluruh jangka waktu sewa berjumlah Rp.6.000.000,00 (Enam Juta Rupiah) yang keseluruhannya akan dibayarkan pihak pertama secara sekaligus bersamaan dengan penandatanganan Surat Perjanjian ini.

Ayat 2
Surat Perjanjian ini berlaku sebagai tanda bukti pelunasan yang sah dari sejumlah uang sewa kendaraan dimaksud.

PASAL 3
KETENTUAN-KETENTUAN KHUSUS

Ayat 1
Sebelum jangka waktu sewa-menyewa seperti yang tertulis pada pasal 1 ayat (1) Surat Perjanjian ini berakhir, pihak kedua sama sekali tidak dibenarkan meminta pihak pertamauntuk mengakhiri jangka waktu kontrak atau pun menyerahkan kembali kendaraan tersebut kepada pihak kedua, kecuali terdapat kesepakatan di antara kedua belah pihak.

Ayat 1
Pihak pertama berhak sepenuhnya untuk menggunakan KENDARAAN yang disewanya dengan Perjanjian ini.

Ayat 2
Mengingat kendaraan telah dipegang oleh pihak pertama sebagai penyewa, karenanya pihak pertama bertanggung jawab penuh untuk merawat dan menjaga keutuhan serta kebaikan kondisi kendaraan tersebut sebaik-baiknya atas biaya pihak pertama sendiri.

Ayat 3
Apabila perjanjian sewa-menyewa ini berakhir, pihak pertama wajib menyerahkan kembali kendaraan tersebut kepada pihak kedua dalam keadaan jalan, terawat baik dan kondisinya lengkap seperti ketika pihak pertama menerimanya dari pihak kedua.

PASAL 6
LARANGAN-LARANGAN

Ayat 1
Status kepemilikan kendaraan tersebut di atas sepenuhnya ada di tangan pihak kedua hingga pihak pertama dilarang melakukan perbuatan-perbuatan yang bertujuan untuk memindah tangankan kepemilikannya, seperti menjual, menggadaikan, memindahtangankan atau melakukan perbuatan-perbuatan lain yang bertujuan untuk memindah tangankan kepemilikannya.

Ayat 2
Pelanggaran pihak pertama atas ayat (1) merupakan tindak pidana sesuai Pasal 372 Kitab

PASAL 7
KERUSAKAN DAN KEHILANGAN

Ayat 1
Apabila terjadi kerusakan pada kendaraan, pihak pertama diharuskan memperbaiki atau mengeluarkan ongkos biaya atas kerusakan tersebut sehubungan dengan pemakaiannya.

Ayat 2
Pihak pertama diwajibkan mengganti onderdil (spare part) kendaraan yang rusak akibat pemakaian yang menyebabkan spare part tersebut tidak dapat digunakan lagi dengan sparepart yang sama.

Ayat 3
Pihak pertama dibebaskan dari segal ganti rugi atau tuntutan dari pihak kedua akibat kerusakan pada kendaraan yang diakibatkan oleh force majeure yang dimaksud dengan force majeure adalah :

 

1. bencana alam, seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, petir, angin topan serta kebakaran yang disebabkan oleh faktor ekstern yang mengganggu kelangsungan perjanjian ini
2. huru-hara, kerusuhan, pemberontakan, dan perang.

Ayat 4
Apabila terjadi kehilangan karena kelalaian pihak pertama sendiri, maka pihak pertama diharuskan untuk mengganti dengan kendaraan sejenis dengan tahun pembuatan dan kondisi sesuai atau sebanding dengan kendaraan yang disewanya.

PASAL 8
PEMBATALAN

Ayat 1
Apabila pihak pertama melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini maka pihak kedua berhak untuk minta perjanjian ini dibatalkan.

Ayat 2
Pihak kedua diharuskan memberitahukan pembatalan tersebut secara tertulis kepada pihak pertama dan pihak pertama diwajibkan menyerahkan kembali kendaraan yang disewanya selambat-lambatnya 1 (Satu) hari setelah perjanjian ini dibatalkan.

Ayat 3
Pihak pertama memberi kuasa penuh kepada pihak kedua yang atas kuasanya dengan hak substitusi untuk mengambil kendaraan milik pihak kedua, baik yang berada di tempat pihak pertama atau di tempat pihak lain yang mendapat hak dari padanya

Ayat 4
Pihak kedua berhak meminta bantuan pihak berwajib untuk menarik kembali kendaraan tersebut dan segala biaya pengambilan kendaraan tersebut sepenuhnya menjadi beban dan tanggung jawab pihak pertama.

Ayat 5
Pihak pertama membebaskan pihak kedua dari tuntutan kerugian dari pihak pertama atas pembatalan perjanjian ini.

PASAL 9
PELANGGARAN DARI PIHAK KEDUA

Ayat 1
Apabila pihak kedua melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini, maka pihak kedua wajib memberikan atau membayar ganti rugi kepada pihak pertama.

Ayat 2
Besarnya ganti rugi sesuai ayat (1) di atas ditetapkan oleh 2 (dua) orang arbiter yang terdiri dari seorang arbiter yang ditunjuk pihak kedua dan seorang arbiter yang ditunjuk pihak pertama.

PASAL 10
LAIN-LAIN

Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat oleh Kedua belah pihak.

PASAL 11
PENYELESAIAN PERSELISIHAN

Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umumdan tetap di Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri _______.

PASAL 12
PENUTUP

Surat perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi materai secukupnya yang berkekuatan hukum yang sama yang masing-masing dipegang pihak kedua dan pihak pertama dan mulai berlaku sejak ditandatangani kedua belah pihak.

 

______12 November 2019

Pihak pertama                                                                Pihak kedua 

 

Hendi                                                                             Ahmad Subandi, SE

 

Seperti itulah contoh surat perjanjian sewa mobil yang dapat kami bagikan pada kesempatan kali ini, semoga bisa membantu anda dalam membuat surat perjanjian sewa mobi. Terima kasih sudah berkunjung disini!

About Rofik 17 Articles
Segala sesuatu tidak ada yang tidak bisa dilakukan asalkan mau belajar...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*